Jumat, 14 Mei 2021

Melampaui Aturan Komposisi Fotografi

Artikel ini adalah rangkuman dari video YouTube fotografer Sean Tucker yang berjudul 'Photography Composition: Thingking Beyond The Rules'. Yaitu membahas bagaimana melakukan komposisi fotografi menggunakan elemen-elemen dasar yang menarik mata manusia secara alami. 

Mata manusia fokus(menghabiskan waktu paling banyak) pada 4 hal berikut ketika disajikan gambar. Yaitu: 

-Elemen paling terang
-Warna yang paling tersaturasi
-Area yang memiliki kontras tertinggi
-Wajah manusia 

Hal tersebut bisa digunakan untuk pertimbangan komposisi ketika mengambil gambar. 

Yang perlu dimengerti elemen apa yang menarik manusia secara alami pada sebuah frame. Pikiran juga kedalaman sebuah foto. Tidak hanya gambar 2 dimensi. 

Pertimbangkan komposisi 3 dimensi. Yaitu foreground, mid ground dan background. Sehingga pada foto ada lapisan 3 dimensi.

Hal berikutnya yang perlu dipertimbangkan dalam membuat komposisi adalah rasio frame yang dipilih. 

Contoh 1:1 fokus untuk satu subyek, 3:2 memberikan ruang lebih untuk foto, 4:5 untuk memberikan kesan klasik dan lain sebagainya

Komposisi adalah meletakkan elemen-elemen yang paling menarik mata manusia ke dalam frame yang dipilih. Ini bisa memberikan feel seni saat mengambil foto. Tidak hanya mengikuti rumus-rumus yang sudah baku. 

Percayalah dengan intuisi fotografi. Sehingga bisa mengambil foto disegala situasi dengan komposisi yang menarik mata. Tempatkanlah elemen-elemen secara seimbang dan memberikan cerita seperti yang diinginkan. 

Aturan komposisi tradisional juga membantu untuk mengatur elemen dalam frame. Terlebih ketika situasi dimana intuisi fotografi belum muncul. 

Aturan komposisi tidak wajib diikuti, namun bisa dijadikan pilihan ketika intuisi fotografi belum muncul. 

Sebagai contoh, aturan komposisi yang sering digunakan adalah rule of third. Namun ini bukan rumus ajaib untuk segala situasi. 

Belajar fotografi adalah belajar mempercayai intuisi dan rasa. Bahkan tidak terlalu tergantung aturan fotografi untuk mendapatkan jepretan yang lebih menarik. Ini adalah cara terbaik untuk mengambil foto bagi fotografer yang bertahun-tahun berkecimpung dalam fotografi. 

Ketika melakukan jepretan, fotografer akan berpikir tentang di mana subyeknya, di mana sudut pandang yang diinginkan, bagaimana posisinya, bagaimana perjalanan visual bagi yang melihatnya, dan bagaimana itu menambah nilai cerita. 

Di sini aturan komposisi bisa menyebabkan kesalahan atau menjebak jika terlalu kaku mengikutinya. Misalnya jika ingin membuat komposisi tidak seimbang, secara aturan perlu seimbang. Sehingga kurang bebas berekspresi. Tapi secara intuisi tidak ada yang membatasi. 

Cobalah untuk memberikan ruang untuk mencoba dan bermain komposisi secara gila. Jangan dengarkan orang yang mengingatkan soal aturan komposisi. 

Cobalah langgar aturan komposisi yang tidak sesuai dengan intuisi. Yang penting adalah feeling saat melakukan jepretan. 

Fotografi adalah kreativitas sebelum menjadi sains. Aturan untuk membantu fotografi. Bukan fotografer yang harus mengikuti aturan. 

Sebagai latihan komposisi, gunakan focal length lebar dan bukaan aperture kecil agar semua subyek dalam fokus . Sehingga cukup banyak subyek yang ada di frame. Ini akan melatih bagaimana melakukan komposisi sesuai dengan intuisi fotografi. 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa komentarmu?