Monday, May 24, 2021

Tips Menulis Artikel 1000 Kata

Artikel sepanjang 1000 kata adalah artikel yang relatif panjang. Memuat banyak informasi. Sehingga cocok untuk postingan blog yang ingin kontennya lebih berbobot. 

Berikut adalah beberapa tips untuk menulis artikel 1000 kata. 


Kuasai Topik


Pelajari topik yang ingin ditulis. Karena menulis artikel panjang butuh pemahaman baik. Semakin paham, maka semakin mudha untuk memahaminya.

Pastikan topik tidak melanggar kewenangan atau membutuhkan kredensial khusus. Misalnya topik kesehatan dan dokter perlu kredensial penulis sebagai dokter, ahli gizi, apoteker atau profesi yang sesuai. Jika ditulis oleh orang awam, maka bisa terjadi kesalahan informasi.

Tulislah topik sesuai dengan bidang yang dikuasai. Atau paling tidak hal-hal yang bersifat umum berdasarkan pengalaman sehari-hari.

Sehingga menulis bisa menjadikan motivasi tersendiri mempelajari suatu bidang keilmuan.Semakin ahli seseorang, maka banyak hal yang bisa ditulis.

Hobi juga bisa dijadikan topik tulisan. Misalnya bagi yang suka game, bisa menuliskan tips dalam memainkan suatu game. Sehingga banyak topik bisa ditulis sesuai kesukaan masing-masing.


Buat Menjadi Beberapa Bab


Bagi menjadi beberapa bagian. Ini seperti bab dan subbab. Semakin banyak bab dan subbabnya,maka akan semakin mudah menulisnya.


Pembagian ini menjadikan tulisan bisa menjadi detail. Banyak hal yang bisa ditulis. Artikel juga semakin kaya akan informasi.

Perencanaan hal-hal yang akan ditulis ini bisa dilakukan di kertas atau langsung ketika proses mengetik. Ini seperti kompas menulis. Bisa mempercepat proses menulis itu sendiri.

Sama seperti artikel ini juga dibagi menjadi 10 topik pembahasan khusus. Dalam setiap topik akan dijabarkan secara detail sesuai kebutuhan.

Setiap detail bisa dijabarkan lagi. Demikian seterusnya sampai 1000 kata yang diingini.


Membuat Daftar Pertanyaan


Buatlah daftar pertanyaan. Semakin banyak pertanyaan akan semakin bagus. Tentunya pertanyaan yang berhubungan dengan topik yang ditulis.

Sehingga aktivitas penulisan artikel adalah menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Pasti ada yang bisa ditanyaikan sampai sedetail mungkin.

Membuat pertanyaan juga membantu ketika terjadi kebuntuan saat menulis. Pasti ada yang bisa ditanyakan. Ini bisa menjadi bahan tulisan.

Jika belum tahu jawaban pertanyaan, bisa dibantu dengan mencari jawaban di Google. Jika tidak menemukan jawaban, ini bisa menjadi pertanyaan retorika.

Apa itu pertanyaan retorika? Yaitu pertanyaan yang tidak perlu jawaban. Bisa memancing penulis dan pembaca berpikir. Ini juga salah satu contoh paragraf yang dimulai dengan pertanyaan.


Sedikit Demi Sedikit


Mulai mencicil tulisan. Tidak ada yang instan. Semua butuh proses.

Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit juga berlaku untuk menulis artikel. Ini membantu untuk memecahkan kebuntuan menulis.

Nikmatilah setiap proses menulis. Kenikmatan menulis adalah saat berproses itu sendiri. Hasil otomatis ada ketika menikmati proses.

Jika ingin hasil instan, tandanya tidak mau berproses. Padahal hasil tidak akan ada jika tanpa berproses.

Memang adakalanya bosan ketika menulis. Ini adalah wajar. Mencicil adalah satu tips yang bisa digunakan.

Tulisalah hal-hal yang paling sederhana yang bisa ditulis. Dengan menulis apa yang bisa ditulis, secara tidak langsung akan melatih diri melakukan apa yang bisa dilakukan.

Luangkan Waktu


Gunakan timer untuk memberi batasan waktu dalam sesi menulis. Misalnya menulis dalam waktu durasi 5 menit. Jika terlalu panjang durasinya bisa membuat cepat lelah.

Menulis artikel panjang ibaratnya seperti jalan jauh, bukan lari sprinter. Dengan berjalan akan bisa menjaga energi daripada berlari.

Timer bisa menggunakan jam tangan, ponsel ataupun online timer. Ini bisa membantu untuk mengetahui berapa lama fokus yang bisa dilakukan dalam menulis.

Jika durasi timer 5 menit, masih terasa panjang, persingkat lagi tidak masalah. Misalnya 1 menit atau bahkan 30 detik. Tujuan menggunakan timer ini agar memulai menulis, bukan justru memberi beban.

Selain menggunakan jam, lagu juga bisa digunakan untuk timer. Misalnya menulis selama lagu masih dinyanyikan. Putarlah musik kesukaan agar menulis lebih menyenangkan.

Hitung Paragraf


Perkirakan jumlah paragraf yang akan dibuat. Ini bisa memberikan strategi dalam menulis.

Misalnya dalam satu paragraf terdiri dari kurang lebih 20 kata. Maka untuk membuat 1000 kata, maka diperlukan kurang lebih 50 paragraf.

Artikel ini juga terdiri dari kurang lebih 50 paragraf. Lalu dibagi manjadi beberapa bab pembahasan. Masing-masing pembahasan terdiri dari kurang lebih 5 paragraf.

Tulislah satu paragraf demi satu paragraf. Lalu buat 1 coretan di kertas untuk menandai kemajuan. Buatlah diagram lidi untuk mengetahui kemajuan yang dibuat.

Temukanlah kesenangan saat melakukan coretan. Inilah yang membuat proses menulis lebih menyenangkan.Ulangi lagi untuk membuat coretan sebagai tanda berhasil menulis sebuah paragraf.

Tampilkan Jumlah Kata


Gunakan pengolah kata yang memiliki fitur untuk menampilkan jumlah kata yang telah ditulis. Ini akan memudahkan untuk mengetahui kemajuan menulis.

Dengan melihat kemajuan yang dicapai, bisa menimbulkan rasa senang. Ini karena produksi hormon kesenangan karena telah mencapai suatu pencapaian. Mirip sebuah permainan.

Atur agar penampil jumlah kata ini selalu terlihat. Sehingga mudah memonitor kemajuan tulisan. Pastikan tetap menjaga kualitas dari artikel. Tidak hanya memberikan kata-kata yang tidak bermakna.

Penampil jumlah kata ini juga bisa digunakan untuk strategi mencicil. Misalnya mencicil setiap 5 buah kalimat. Dengan melihat angka-angka yang terus berubah bisa memberikan motivasi tersendiri.

Jumlah penampil kata ini bisa diibaratkan sebagai skor. Semakin banyak kata yang ditulis, maka semakin tinggi skor yang dicapai.

Yang mengasyikkan, tidak perlu mengalahkan skor orang lain. Yang dikalahkan adalah skor diri sendiri.

Buat Suasana Menyenangkan


Gunakan alat yang bisa membantu dalam proses penulisan. Misalnya menggunakan ponsel atau laptop.

Putar musik yang bisa membantu proses menulis. Dengan adanya musik akan menciptakan rasa senang saat menulis.Bisa menggunakan spotify dengan berbagai pilihan lagu yang bisa diputar secara gratis.

Suara ketikkan juga bisa memberikan sensasi tersendiri saat mengetik. Beberapa pengolah kata memiliki fitur efek suara ketikkan ini. Jika menggunakan ponsel. Efek suara mengetik ini bisa diatur pada pengaturan keyboard.

Bagi pengguna Windows, ada pengaturan sendiri untuk membunyikan suara beep ketika keyboard ditekan. Yaitu pada pengaturan Ease of Access keyboard settings > Aktifkan pilihan Use Filter Keys > aktifkan pilihan Beep when keys are pressed or accepted.

Selain itu pada Windows juga bisa menginstal program gratis bernama Penteract Keyboard-Click Sounder. Bisa dipasang melalui Microsoft Store. Suara efek ketikkan yang dihasilkan bisa memberi rasa ingin terus mengetik.

Jaga Kebugaran Tubuh


Istirahatlah. Jangan memaksakan menulis ketika lelah. Karena bisa memberi efek psikologis kurang baik.

Menulis perlu menjadi proses yang menyenangkan. Bukan karena paksaan atau faktor lain yang membuat menulis menjadi kegiatan yang membosankan.

Mempunya Sumber Referensi


Sediakan referensi yang cukup. Referensi berfungsi agar tulisan bisa dipertanggungjawabkan.

Referensi bisa dari buku ataupun dari pengalaman sendiri. Sehingga tulisan mempunyai dasar kuat.

Menulis artikel perlu bertanggung jawab. Walaupun hanya sekedar untuk blog. Mencantumkan referensi melatih rasa tanggung jawab yang bisa berpengaruh besar di bidang kehidupan lain.

Jika tulisan diinspirasi oleh website lain, cantumkanlah website tersebut sebagai bentuk apresiasi. Jika ingin tulisan diapresiasi, maka perlu juga mengapresiasi tulisan yang lain.

Referensi juga berfungsi untuk menghindari kesalahan informasi. Jika tidak, secara tidak sadar bisa menulis informasi hoax. Tentunya bisa berakibat hukum.

Banyaknya hoax di internet, salah satunya karena tidak adanya sumber referensi dari informasi yang disebarkan. Jika diperhatikan, informasi hoax memang seringkali disebarkan tanpa ada referensi sumber informasi.







No comments:

Post a Comment

Apa komentarmu?