Wednesday, April 15, 2020

Mengapa portofolio itu penting?



Portofolio adalah contoh hasil karya. Portofolio menunjukkan apa saja yang pernah dibuat oleh seseorang. Portofolio ibaratnya adalah daftar pencapaian yang pernah dicapai seseorang.


Seseorang yang mulai terjun di dunia kerja, perlu membangun portofolio. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa portofolio itu penting.

Portofolio sebagai sarana belajar


Esensi belajar adalah menciptakan atau membuat suatu. Belajar bukanlah menghafal. Belajar juga tidak hanya sekedar membaca teori saja.


Sambil belajar ciptakanlah sesuatu. Misalnya belajar melukis maka ciptakanlah lukisan, belajar menulis maka ciptakanlah artikel, belajar memprogram ciptakanlah perangkat lunak. Hasilnya tentu juga bisa digunakan sebagai portofolio.

Sayangnya dunia pendidikan di Indonesia seringkali menggunakan ukuran nilai sebagai tolak ukurnya. Padahal jika fokus dengan hasil ciptaan kreasi, justru bisa memberikan manfaat seumur hidup bagi peserta didik.


Portofolio bisa meningkatkan produktivitas


Portofolio adalah hasil karya. Ini adalah salah satu bentuk pencapaian. Saat seseorang bisa mencapai suatu prestasi, maka ada rasa kekuasaan tersendiri.


Ini bisa memicu seseorang untuk membuat prestasi lagi. Salah satu alasannya ingin menambah koleksi dari portofolio yang dibuatnya.

Jika fokus pada bidang tertentu, secara tidak disadari dengan terus membangun portofolio seseorang bisa menjadi semakin profesional. Apalagi pada bidang yang disenanginya, tentunya memberikan manfaat yang berlipat.

Portofolio bisa meningkatkan kepercayaan bisnis


Dalam berbisnis kepercayaan adalah sesuatu yang penting. Bahkan yang utama. Seseorang cenderung berpikir kepada orang yang profesional.


Portofolio bisa menunjukkan keprofesionalan seorang. Sehingga lebih terpercaya untuk diajak bekerjasama dalam bisnis.


Di dunia bisnis, daftar klien yang pernah ditangani juga bisa dijadikan portofolio. Semakin besar klien yang pernah ditangani tentunya memberikan nilai tambah tersendiri.

Portofolio bisa dijadikan sebagai modal seseorang untuk memulai bisnis


Pada dunia kreatif, portofolio ini bisa digunakan sebagai aset. Terutama pada dunia kreasi digital. Portofolio sekaligus bisa dijual.


Misalnya saja pada karya seni digital, seperti vektor, template design dan lain sebagainya. Semakin banyak portofolio yang dihasilkan, maka semakin banyak pula peluang seseorang mendapatkan penghasilan.

Portofolio memudahkan dalam mencari pekerjaan

Bagi pencari kerja, portofolio bisa menjadi nilai jual sendiri. Tidak perlu mempunyai pengalaman kerja sebelumnya. Minimalnya ada portofolio atau hasil karya yang pernah diciptakan.
Ini tidak perlu bekerja dulu. Semua orang bisa menciptakan portofolio sendiri.

Jadi, jika kamu belum memiliki portofolio mulailah untuk menciptakan sesuatu dari kecil dahulu. Tentunya akan membantu jika portofolio yang kamu bangun berhubungan dengan pekerjaan yang kamu cita-citakan.






No comments:

Post a Comment

Apa komentarmu?

Blog Archive