Sunday, May 24, 2020

Overthinking yang Menghambat Menulis

Overthinking adalah istilah untuk terlalu banyak berpikir. Overthinking membuat segala sesuatunya menjadi rumit. Sehingga membuat malas untuk melakukan sesuatu.



Termasuk dalam kasus menulis. Banyak orang yang terlalu banyak berpikir ketika menulis. Bingung mau menulis apa. 

Artikel ini dibuat karena penulis juga mengalami over thinking. Daripada bingung mau nulis apa yang mau ditulis lebih baik menulis tentang over thinking. Tujuannya agar bisa membantu bagi siapa saja yang  mengalami overthinking juga.

Overthinking ini banyak sekali penyebabnya. Setiap orang mungkin berbeda-beda apa yang membuat  seseorang over thinking. Berikut ini adalah beberapa penyebab orang terlalu banyak berpikir. 



Ingin Terlalu Perfeksionis




Ingin segala sesuatunya sempurna. Padahal di dunia ini tidak ada yang sempurna. Manusia memang tidak bisa sempurna dalam berkarya. Namun bisa memperbaikinya. 

Keinginan selalu sempurna menjadikan orang mandek. Padahal untuk kasus menulis ini sangat relatif. Karena menulis adalah salah satu satu bentuk kreativitas. 

Penilaian seseorang terhadap suatu tulisan bisa berbeda-beda. Tergantung dari persepsi dan pengalaman dari pembaca. 



Takut Penilaian Orang Lain




Ini juga membuat orang melakukan overthinking. Orang khawatir dengan penilaian orang lain. Takut dengan penilaian jelek yang akan diberikan oleh orang lain.  



Sehingga overthinking adalah salah satu masalah psikologis. Perlu mengenal diri sendiri agar bisa mengatasi overthinking ini.  Ada saja yang bisa menjadi alasan sehingga orang terlalu banyak berpikir. 

Pikiran adalah salah satu anugerah yang luar biasa. Namun bukannya menggunakan pikiran dengan benar, justru seringkali manusia dikuasai oleh pikirannya sendiri. Tidak bisa mengendalikannya.



Htung-itungan Untung Rugi


Ini juga menjadi salah satu penyebab mengapa seseorang overthinking. Selalu ingin mencari untung. Takut rugi jika berbuat sesuatu. 

Kasusnya tidak hanya untuk menulis saja namun untuk berbagai pekerjaan lain juga. Ini membuat orang tidak bisa maju. Merupakan salah satu mentalitas  yang malas.



Demikianlah beberapa penyebab seseorang over thinking. Mungkin bisa menjadi referensi untuk mengenali penyebab lain dari overthinking yang dialami. Setelah mengenali berbagai penyebabnya setidaknya kita bisa mulai mengurangi penyebab dari over thinking tersebut. 

Selanjutnya berikut adalah beberapa faktor yang bisa mengatasi overthinking. 



Mengabdi Pada Proses 




Segala sesuatu adalah proses. Jika terlalu ingin cepat mendapatkan hasil seseorang akan merasa berat untuk memulai sesuatu. Padahal proses dan hasil selalu tidak bisa dipisahkan. 

Proses dan hasil ketika menulis adalah Jumlah kata. Setiap kali kita menulis pasti ada ada hasil yang dihasilkan. Yaitu berupa jumlah kata tulisan. 

Jika menyadari bahwa setiap kali kita mulai menulis maka selalu memberikan hasil, maka langsung melakukan proses menulis tanpa perlu banyak berpikir. Dengan menyadari proses dan hasil, maka kita selalu terlibat dalam proses tersebut yang berlangsung kekinian.

Menulis adalah Memberi


Mentalitas untung rugi bisa diatasi dengan menggantinya bahwa menulis adalah memberi. Yaitu berkontribusi untuk kebaikan. 

Jika ingin berbuat baik yang relatif tanpa biaya bisa dilakukan dengan menulis. Bahkan menuliskan pengalaman-pengalaman yang pernah dialami juga bisa membantu orang lain yang sedang mengalami hal yang pernah dialami penulis.



No comments:

Post a Comment

Apa komentarmu?

Blog Archive