Sunday, May 17, 2020

Pengalaman Mengatasi Wedangen Terkena Cabe


Aduh sakit seperti terbakar rasanya. Ternyata begini rasanya wedangen.  Bagi yang belum tahu, wedangen adalah rasa panas terbakar akibat memegang cabe. Yaitu cabe yang sudah terkelupas dari kulitnya.

Ini penulis alami ketika menggoreng tempe sendiri dengan tepung bumbu lalu dicampur cabe.  Saat menyentuh cabeh tidak langsung terasa. Setelah 15 menit kemudian setelah menggoreng tempe baru wedangenpun terasa. 

Rasanya panas sekali seperti terbakar. Penulis kira ini berlangsung hanya beberapa meni. Sudah kira-kira 15 menit juga belum selesai juga wedangennya. Sudah juga mencari-cari cara di Google bagaimana cara mengatasi wedangen

Berikut adalah beberapa cara  yang sudah dicoba untuk mengatasi wedangen.

Mencuci Tangan dengan Sabun Mandi


Salah satu saran yang diberikan di internet adalah mencuci tangan dengan sabun mandi. Penulis sudah mencoba mencuci dengan sabun mandi sebanyak mungkin dan membalasnya dengan air. 

Namun rasa wedangen ini belum juga reda. Malah meringis kesakitan sampai berkeringat seperti anak kecil. 

Mencuci dengan Sabun Cuci Piring 


Selanjutnya penulis mencoba mencuci tangan dengan sabun cuci piring. Dalam hal ini adalah sunlight yang ada abunya. Mencuci apapun sampai berbusa banyak.

Saat membilas dengan air rasa wedangennya memang mereda. Namun semakin menjadi-jadi ketika tidak menyentuh air.

Menggunakan Lotion Baby


Langkah selanjutnya adalah menggunakan lotion baby. Karena memang punyanya handbody lotion untuk bayi. Penulis mencoba mengoleskannya di bagian yang kena wedangen.

Agak mereda sedikit. Namun kembali terasa panas kemudian. Lalu coba cara lain.


Minyak Kayu Putih 


Cara lainnya untuk mengatasi wedangen adalah mengolesi dengan minyak kayu putih. Harapannya agar rasa panas minyak kayu putih bisa menetralkan rasa panas wedangen. Namun tetap saja masih terasa panas. 

Mungkin nunggu beberapa saat agar terasa efeknya. Tetap saja tidak ada yang dirasakan.


Mandi


Wedangan ini membuat tubuh menjadi sumuk. Akhirnya berinisiatif untuk mandi. Harapannya dengan sering terkena air maka wedengannya pun bisa berkurang.

Apalagi dengan mandi, tangan yang kena wedangen akan sering bersentuhan dengan sabun. Memang terasa segar dan wedangennya lumayan berkurang.

Cuci Baju


Selesai mandi rasa wedangennya pun masih terasa. Lalu muncul ide kenapa rasa panas ini tidak dijadikan sebagai batu loncatan untuk kegiatan yang bermanfaat.

Akhirnya muncul ide untuk cuci baju. Dengan mencuci baju otomatis tangan sering kali ikut dibalas dengan sabun. 

Memang terasa banyak berkurangnya rasa panasnya. Yang menyenangkan akhirnya bisa menyelesaikan cucian. Jadi rasa wedangen bisa dijadikan sesuatu yang lebih bermanfaat lagi.

Ini bisa diaplikasikan untuk rasa kurang nyaman yang lainnya. Ada ketidaknyamanan atau penderitaan bisa dijadikan batuan loncatan untuk menghasilkan karya produktif bahkan bisa bermanfaat bagi orang lain. 

No comments:

Post a Comment

Apa komentarmu?

Blog Archive