Friday, March 13, 2020

Satu Gambar Bernilai 1000 Kata

Satu gambar bernilai 1000 kata. Atau dalam bahasa Inggrisnya adalah a picture is worth a thousand words.  

Artikel kali ini adalah mencoba untuk menulis dengan gambar atau foto sebagai referensinya.  Tidak harus bertujuan untuk mencapai namun sekitar 350 kata sudah cukup. 

Gambarnya adalah sebuah kereta kuda dengan penumpang sedang melaju di Jalan Malioboro di malam hari. Seperti di bawah ini. 
Andong di Malioboro


Dari foto di atas ada beberapa poin yang bisa dibahas dalam artikel. Antara lain: 


Kereta kuda andong sebagai ciri khas Malioboro

Andong sebagai slah satu transportasi tradisional, memberi warna tersendiri di Malioboro, Yogyakarta. Suaranya begitu khas. Membuat Jogja banget.

Andong di Malioboro bisa menjadi salah satu daya tarik wisata. Boleh mencoba menaiki andong ini untuk menambah keseruan wisata.

Tarif untuk naik andong Malioboro


Tarif yang dikenakan untuk naik andong di Malioboro adalah tarik wisatawan. Tentunya relatif mahal. Dari informasi lapangan yang didapat penulis, tarif untuk sekali naik andong di Malioboro adalah Rp 100.000. 

Banyak yang menganggap tarif sebesar ini juga mahal. Namun kusirnya tidak akan mau jika ditawar. Jadi tarif 100ribu ini bisa sebagai referensi jika naik andong.

Rute andong.


Rute andong biasanya memutar. Dari Jalan Malioboro menuju ke arah selatan. Sampai perempatan titik nol akan berbelok ke kanan.

Sesampai rumah sakit PKU Muhammadiyah akan berbelok ke kanan ke arah jalan Bhayangkara. terus ke arah utara sampai ke Jalan gandekan lalu sampai pertigaan Pasar kembang belok ke kanan.

Sesampai di loko cafe belok kanan ke Jalan Malioboro. Titik finish akan berada pada titik lokasi pemberangkatan naik andong.


Pro kontra


Walaupun menjadi salah satu daya tarik wisata namun, keberadaan kereta andong ini pernah menjadi pro kontra. Salah satu yang mengkritik adalah dari komunitas pencinta binatang. 

Penyebabnya, kuda yang digunakan untuk andong terlalu keras dalam bekerja. Dari siang sampai malam. Baik cuaca panas maupun hujan. 


Cocok untuk siapa?


Karena ini adalah andong wisata, maka cocok bagi yang benar-benar ingin berwisata menikmati Malioboro. Baik bersama keluarga teman maupun orang yang kita sayang.


Kapasitas berapa orang? 


Kapasitas andong wisata ini bisa mencapai 7 orang. Tarif rp100.000 adalah tarif setiap andong. Jika dihitung per orang rasanya cukup murah. Tidak sampai 20 ribu rupiah per orang. 

Naik andong wisata di Malioboro tentunya bisa menjadi momen indah saat berwisata di Yogyakarta. Rute andong bisa request namun tentu harganya juga tawar-menawar.

Beberapa waktu lalu layanan grab membuat layanan grab andong. Namun penulis belum pernah mencobanya sehingga belum bisa memberikan ulasan. 

Pastinya grab andong ini hanya bisa di akses di sekitar Jalan Malioboro saja. Tarifnyapun tarif pas sesuai dengan aplikasi dan bisa saja lebih mahal jika menawar secara offline.

No comments:

Post a Comment

Apa komentarmu?

Blog Archive