Tuesday, June 23, 2020

Apa itu Jiwa Bisnis?

Jiwa bisnis adalah suatu semangat dan pola pikir untuk membantu memecahkan masalah konsumen. Jiwa bisnis ini akan dengan mudah membantu seseorang menyediakan produk atau solusi bagi konsumen.

Kesalahan umum orang yang mulai bisnis adalah ingin cepat dapat untung. Padahal tidak punya produk yang bisa memecahkan masalah konsumen.

Jiwa bisnis adalah jiwa yang membantu masalah konsumen. Melayani. Saat kita peduli kepada masalah konsumen dan membantu memecahkannya otomatis bisnis akan lebih mudah.

Keuntungan adalah konsekuensi jika kita bisa membantu masalah seseorang secara professional. Ada rasa tanggung jawab. Tidak sekedar cari untung tanpa mau berusaha. 

Saat seseorang mempunyai jiwa bisnis, otomatis akan lebih mudah dalam berbisnis. Tidak perlu seminar atau pelatihan yang tidak jelas efektivitasnya.

Di tengah sulitnya ekonomi di masa pandemi ini, banyak orang mendadak berbisnis. Padahal belum tentu seseorang mempunyai jiwa bisnis. 

Yang perlu dikembangkan adalah jiwa bisnis seseorang terlebih dahulu. Otomatis insting bisnis bisa jalan. Sehingga menjalankan bisnis lebih mudah. 

Bagaimana mengembangkan jiwa bisnis? 
Untungnya jiwa bisnis bisa dilatih.  Berikut ini adalah beberapa tips untuk melatih jiwa bisnis.

-Berlatih Melayani 

Hati yang melayani akan membuat apapun yang kita kerjakan menjadi menyenangkan. Dimanapun kita berada kita bisa melayani. Dari hal yang kecil. 

Misalnya bagi anak kos, ini bisa dilatih dengan cara membersihkan kamar mandi secara sukarela. Atau tidak melakukan hal-hal yang mengganggu kenyamanan penghuni kos lain. 

Berbisnis dengan hati yang melayani akan jauh lebih mudah dilakukan. Ada makna tersendiri jika kita melakukan segala sesuatu dengan penuh pelayanan. 

-Peka Terhadap Masalah di Sekitar 

Masalah ada dimana-mana. Dari lingkungan terkecil di mana kita tinggal pasti ada masalah yang ditemui. Cobalah peka terhadap masalah yang ada di lingkungan sekitar.

Ini juga melatih kepekaan sosial. Kalau perlu tulislah daftar permasalahan yang kita temui. Baik masalah yang dihadapi sendiri maupun masalah yang dihadapi oleh orang lain dan masyarakat.

Dengan mengidentifikasikan masalah, kita melatih untuk bisa memahami apa yang sebenarnya yang menjadi inti masalah. Setelah memahami masalahnya akan lebih mudah untuk menemukan solusi dari masalah tersebut.



-Menjadi Pemecah Masalah Bukan Bagian dari Masalah

Bisnis adalah memecahkan masalah. Atau bisa juga dikatakan  mengurusi masalah orang lain. Sehingga ada ungkapan Bahasa Inggris "mind your own bussiness" jika kita berusaha ikut campur urusan orang lain tanpa ijin. 

Setelah memahami masalah di sekitar, cobalah menemukan solusi. Ini bisa dilakukan dengan menemukan produk apa yang cocok untuk memecahkan masalah tersebut. 

Jika mampu, buatlah produk sendiri. Dengan semangat melayani, ini pasti menyenangkan.

No comments:

Post a Comment

Apa komentarmu?

Blog Archive