Wednesday, June 10, 2020

Bagaimana Cara Mengatasi Kebuntuan Menulis dalam Menulis Buku?

Artikel ini ditulis untuk menjawab pertanyaan yang ada di Quora mengenai bagaimana cara mengatasi kebuntuan menulis dalam menulis buku.

Beberapa tips untuk mengatasi kebuntuan dalam menulis buku yang bisa dicoba antara lain sebagai berikut. Ini khususnya untuk menulis  buku non fiksi.

- Tulislah bagian yang paling mudah terlebih dahulu

Pasti ada topik yang paling mudah yang bisa ditulis. Sesuatu yang bisa menggerakkan kita untuk menulis.  Jika topik tersebut tidak bisa menggerakkan kita untuk menulis, berarti belum yang termudah.

-Pastikan sudah memiliki kontak editor buku

Ketika menulis buku, saya selalu menulis yang sudah diterima proposalnya. Sehingga sudah mendapatkan kontak editornya. Juga mendapat kepastian bahwa buku pasti terbit ketika sudah selesai.

Ini bisa menjadi pemicu semangat untuk menulis buku. Karena manusia suka kepastian. Sesuatu yang pasti hasilnya lebih mudah dikerjakan daripada sesuatu yang belum tentu hasilnya.

Konsultasikan ke editor jika ada hal-hal yang mengganggu.

- Cicil untuk menulis

Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Ini juga bisa diterapkan ketika menulis buku. Tulislah satu kalimat demi kalimat.

Tugasnya hanya membuat satu kalimat saja. Enggak terlalu pusing untuk memikirkankan kalimat selanjutnya.

Fokus satu langkah saja. Jika terlalu berpikir beberapa langkah ke depan bisa membuat pikiran pusing. Satu langkah saja mirip filosofi just do it atau lakukan saja.

- Tulislah sesuatu yang pasti ada

Misalnya kita bisa menulis kata pengantar terlebih dahulu. Menulis profil penulis. Atau juga menulis daftar pustaka.

Semua bagian adalah penting. Terkadang hal-hal yang kita anggap kecil sering kita lupakan.

- Buatlah peta penulisan

Peta penulisan adalah suatu bagan atau diagram yang menggambarkan tahap-tahap penulisan sampai pengiriman naskah. Ini bisa dilakukan dari akhir lalu mundur ke belakang.

Misalnya dari pengiriman naskah, mundur ke belakang pengiriman email, ungah ke gdrive, merapikan naskah, buat daftar isi, terus tarik ke belakang sampai kondisi saat ini.

Peta penulisan ini bisa digunakan sebagai panduan kemajuan kita dalam menulis. Kita bisa melacak kemajuan diri kita sendiri.

Semakin detail peta akan semakin bagus. Karena akan semakin jelas langkah yang perlu dilakukan. Semakin jelas apa yang perlu dilakukan akan membuat kita melakukannya.

- Lakukan tahapan yang sama

Misal jika tahapannya adalah mengumpulkan data, maka lakukanlah pengumpulan data saja. Keseragaman aktivitas akan memudahkan kita untuk fokus.

Dalam setiap tahapan pasti ada kesulitan yang dihadapi. Ini juga bisa dipecah dengan menggunakan peta penulisan. Sehingga bisa mengetahui langkah langkah selanjutnya untuk dilakukan.


No comments:

Post a Comment

Apa komentarmu?

Blog Archive