Tuesday, June 16, 2020

Jualan Apa Ya?



"Sembilan dari sepuluh pintu rejeki adalah berdagang". Itulah salah satu ungkapan yang sering digunakan pengusaha atau yang baru memulai usaha untuk memotivasi dirinya. Lalu jualan apa ya? Inj yang sering menjadi pertanyaan bagi yang mau mulai berjualan.

Berjualan adalah profesi sepanjang masa. Segala sesuatu yang kita konsumsi adalah hasil dari penjualan.  

Di era pandemi Corona seperti saat ini banyak yang terkena PHK.  perlu kreativitas untuk menciptakan penghasilan baru. Salah satunya adalah berjualan. 


Bisa berjualan online ataupun berjualan secara offline. Bagi yang mau memulai berjualan, salah satu pertanyaan mendasar adalah mau berjalan apa ya? 

Penentuan barang yang akan dijual ini tidak semudah bagi orang yang sudah terbiasa berjualan. Karena latar belakang yang berbeda bisa menyebabkan seseorang cukup sulit untuk memulai berjualan.

Kalau sekadar ide semuanya bisa dijual. Semuanya menguntungkan jika bisa menjualnya. Yang jadi masalah adalah ide-ide yang banyak dilemparkan tidak memberikan inspirasi untuk bertindak sehingga seseorang lalu melakukan aksi untuk berjualan. 
Lalu jualan apa ya? Bagi yang mulai jualan mungkin perlu pendekatan pribadi akan sebuah produk yang ingin dijual. Dimana pendekatan pribadi ini bisa berbeda-beda untuk setiap orangnya. 

Pendekatan pribadi bisa berdasarkan produknya atau juga berdasarkan calon pembelinya. Ini tergantung dari pribadi masing-masing penjualnya. 

Maksudnya tergantung dari nilai yang dijunjung penjual. Contoh, penjual yang menjujung nilai kesehatan, akan sulit menjual rokok. Mungkin akan lebih mudah jika menjual produk kesehatan. 

Setelah mengetahui nilai yang dijunjung dan kategori produk yang ingin dijual, akan lebih mudah untuk mengerucut ke produk tertentu. 

Contoh: karena menjunjung tinggi nilai kesehatan, maka akan menjual produk kesehatan. Kemudian memilih menjual suplemen kesehatan alami. 

Menjual butuh keyakinan. Agar yakin, maka kita perlu paham produk yang dijual. 

Pelajari dan cobalah produk yang dijual. Jika konsumen bertanya, akan lebih mudah menjualnya. 

Pengetahuan akan produk akan menambah nilai dari penjual. Karena penjual benar profesional. Tidak hanya sekedar ingin produk cepat laku. 

Mempelajari produk, bisa dilakukan sekaligus membuat ulasan produk. Ibaratnya adalah testimoni sendiri.

Pembeli juga akan lebih yakin. Karena tidak membeli kucing dalam karung. Apalagi jika penjualan dilakukan online. 

Penjual akan menarik jenis orang-orang sesuai dengan apa yang dijualnya. Jika menjual buku mahasiswa kedokteran, tentunya akan menarik  para calon dokter.

Barang yang kita jual akan mencerminkan diri kita. Ini bisa menjadi langkah awal agar mulai berjualan.






No comments:

Post a Comment

Apa komentarmu?

Blog Archive